GUGAT CERAI AKIBAT SUAMI TIDAK ADIL DALAM BERPOLIGAMI DI PENGADILAN AGAMA SRAGEN
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dalam Pasal 29, menyatakan bahwa peluang bagi calon pasangan suami isteri untuk membuat perjanjian perkawinan. Dengan berpegang pada asas kebebasan membuat perjanjian, di sisi lain dengan dilaksanakannya perkawinan di hadapan Pejab...
Gardado en:
Autor Principal: | PUSPITASARI , YUN ‘AISYATA |
---|---|
Formato: | Thesis |
Idioma: | English English |
Publicado: |
2010
|
Subjects: | |
Acceso en liña: | https://eprints.ums.ac.id/9979/ |
Tags: |
Engadir etiqueta
Sen Etiquetas, Sexa o primeiro en etiquetar este rexistro!
|
Títulos similares
-
TINJAUAN HUKUM TENTANG HADLANAH (HAK ASUH ANAK) AKIBAT PERCERAIAN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Surakarta )
por: AMANDA, MELYANA ILMI
Publicado: (2010) -
TINJAUAN HUKUM DAN AKIBAT HUKUM
TERHADAP PERMOHONAN ITSBAT NIKAH
(Studi Kasus di Pengadilan Agama Surakarta)
por: HIDAYAH, RATNA INDRIYATI NUR
Publicado: (2007) -
Pergeseran Pola Putusan Pengadilan Agama Pasca Berlakunya Kompilasi Hukum Islam (Studi di Pengadilan Agama Surakarta)
por: Sufi’y, MHD.
Publicado: (2006) -
PEMBATALAN PERKAWINAN MENURUT UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM FAKTOR PENYEBAB SERTA AKIBAT HUKUMNYA (Studi Kasus di Pengadilan Agama Klaten )
por: FERAWATI , DIAH
Publicado: (2010) -
PELAKSANAAN PEMBERIAN BANTUAN HUKUM SECARA CUMA-CUMA BAGI TERDAKWA YANG TIDAK MAMPU DI PENGADILAN NEGERI SURAKARTA
por: ARDIANSYAH , RENDY
Publicado: (2010)