PERENCANAAN PENGEMBANGAN MEDAN UNTUK PERMUKIMAN DI KECAMATAN MATESIH KABUPATEN KARANGANYAR
Penelitian ini berjudul “Perencanaan Pengembangan Medan untuk Permukiman di Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar”, bertujuan mengetahui satuan medan untuk lokasi permukiman, mengevaluasi lokasi rencana perluasan permukiman dan menentukan tahapan pengembangan wilayah permukiman di daerah peneliti...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Thesis |
Language: | English English English English English English English English |
Published: |
2011
|
Subjects: | |
Online Access: | https://eprints.ums.ac.id/12430/ |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Penelitian ini berjudul “Perencanaan Pengembangan Medan untuk Permukiman di Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar”, bertujuan mengetahui satuan medan untuk lokasi permukiman, mengevaluasi lokasi rencana perluasan permukiman dan menentukan tahapan pengembangan wilayah
permukiman di daerah penelitian. Metode penelitian menggunakan metode survei, sedang pengambilan sampel menggunakan metode stratified sampling. Data yang digunakan meliputi kemiringan lereng, kedalaman saluran, kondisi Pengatusan, kemudahan mendapatkan air, daya dukung tanah, tingkat pelapukan batuan, tingkat erosi, gerak masa batuan, tekstur tanah dan lama penggenangan akibat banjir. Proyeksi
penduduk untuk mengetahui kebutuhan luas medan pada Tahun 2012. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian medan untuk permukiman di daerah penelitian adalah kelas II/sesuai dan III/sedang. Lokasi permukiman yang ada sekarang telah sesuai dengan karakteristik medan untuk permukiman dengan
luas 635,548 ha atau 78,51 %. Sedangkan lokasi permukiman yang ada sekarang tidak sesuai dengan karakteristik medan untuk permukiman dengan luas 173,918 ha atau 21,48 %. Perencanaan pengembangan medan untuk lokasi permukiman
dilihat dari aspek fisik dan proyeksi penduduk, maka didapatkan hasil kelas kesesuaian medan yaitu kelas II (sesuai) dengan luas 2.077,68 ha dan kelas III (sedang) dengan luas 762.02 ha. Sedangkan dari perhitungan proyeksi penduduk untuk Tahun 2012 dibutuhkan luas medan untuk lokasi permukiman pedesaaan dengan luas 2.240,0463 ha. Persebaran pengembangan medan untuk lokasi permukiman berada di Desa Gantiwarno, Gadiluwih, Dawung, Matesih,
Plosorejo, dan sebagian di Desa Pablengan dan Koripan. Agar kesesuaian kelas III (sedang) dapat dikembangkan untuk lokasi permukiman perlu adanya perbaikan, karena dalam kesesuaian kelas III (sedang) mempunyai faktor penghambat yang paling dominan adalah tekstur tanah. |
---|