ANALISIS PENGERASAN PERMUKAAN BAJA KARBON RENDAH DENGAN METODE NITRIDING DENGAN WAKTU TAHAN 1 , 2 , DAN 3 JAM
Nitriding adalah proses pengerasan permukaan yang dipanaskan sampai ± 510°c dalam lingkungan gas ammonia selama beberapa waktu..Baja yang akan dikeraskan harus mempunyai kadar karbon yang cukup. Proses ini hanya untuk baja karbon yang mempunyai muatan karbon di bawah 0,3% ( Low Carbon Stell ). Aplik...
Saved in:
Main Author: | |
---|---|
Format: | Thesis |
Language: | English English English English English English English English |
Published: |
2011
|
Subjects: | |
Online Access: | https://eprints.ums.ac.id/12235/ |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
Summary: | Nitriding adalah proses pengerasan permukaan yang dipanaskan sampai ± 510°c dalam lingkungan gas ammonia selama beberapa waktu..Baja yang akan dikeraskan harus mempunyai kadar karbon yang cukup. Proses ini hanya untuk baja karbon yang mempunyai muatan karbon di bawah 0,3% ( Low Carbon Stell ). Aplikasi nitriding pada bidang metalurgi sangat luas terutama pada saat kebutuhan akan sifat kekerasan. Proses nitriding bisa menghasilkan kekerasan permukaan yang lebih baik di bandingkan carburizing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis pengerasan permukaan baja karbon rendah dengan metode nitriding dengan waktu taha 1, 2 , dan 3 jam. Bahan uji yang dipakai adalah baja karbon rendah dengann kadar 0,2080 %C. Uji komposisi kimia menggunakan Spectrometer. Uji struktur mikro menggunakan alat Olympus Metallurgical Microscope. Uji kekerasan menggunakan metode Vickers. Dan uji keausan menggunakan mesin Ogoshi Universal Wear Testing Mechine ( Type Oat – U ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Nitriding pada baja karbon mempengaruhi susunan dan struktur mikro pada baja tersebut. Struktur awal dari material uji terdiri dari ferit dan perlit dengan penampang besar . Setelah mengalami proses Nitriding , pada bagian tepi atau bagian yang terkena proses tersebut terbentuk ferrit dan perlit dengan butiran kecil – kecil dan struktur Widmanstatten. Berdasarkan data hasil uji kekerasan diketahui bahwa terjadi variasi pada tiap – tiap pengujian ( peningkatan / penurunan kekerasan ) sedalam ± 1 mm dari tepi. Meskipun demikian perubahan ini tidak cukup berarti, karena kandungan karbon yang tidak cukup tinggi. Dan untuk uji keausan data yang di peroleh adanya perbedaan raw material dan yang mengalami proses nitriding dimana yang mengalami proses nitriding mengalami penurunan. |
---|